Film Indonesia Romantis Sad Ending, Bikin Sedih dan Patah Hati!

172 Days

Film bersama dengan akhir yang menyedihkan sering disukai oleh penonton. Simak deretan film di bawah ini. Akhir berasal dari sebuah film dapat memilih kepuasan berasal dari para penonton. Namun hanya tersedia dua akhir yang biasanya terjadi, happy ending atau sad ending.

Meski akhir puas menyebabkan film lebih berwarna, tapi akhir yang menyedihkan sering menjadi kesukaan para penonton. Selain berasal dari keadaan yang menyentuh perasaan, film bersama dengan akhir yang menyedihkan dapat menyebabkan para pemirsa terkesan. kalian dapat mendapatkan perihal berikut di beragam genre film, khsususnya romansa, serta kami akan membahas tentang permainan dari situs judi online yang tersedia di link spaceman slot.

1. Habibie & Ainun (2012)

Siapa yang tidak kenal bersama dengan B. J. Habibie? Kisah cintanya bersama dengan sang istri, Hasri Ainun Besari, diangkat menjadi film layar lebar. Dalam kisanya, mereka berdua berjumpa dan saling merajut kasih. Namun tersedia pertanyaan dalam benak masing-masing, apakah cinta mereka bakal terus abadi selamanya?
Film garapan Faozan Rizal ini diperankan oleh Reza Rahadian, Bunga Citra Lestari, Mike Muliandro, hingga deretan aktor dan aktris ternama tanah air lainnya.

2. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013)

Film garapan Sunil Soraya ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang pria bernama Zainuddin (Herjunot Ali) berjumpa bersama dengan wanita bernama Hayati (Pevita Pearce) di kampung halaman sang ayah, di Batipuh, Padang Panjang. Namun kisah cinta mereka tidak berakhir mulus gara-gara tradisi istiadat yang mengikat, hingga pada akhirnya Zainuddin memilih pergi ke Jawa untuk merantau.

3. Mika (2013)

Film garapan Lasja Fauzia Susatyo ini mengkisahkan seorang anak perempuan yang menderita scoliosis hingga pada akhirnya wajib gunakan besi peyangga untuk beraktivitas. Hingga terhadap akhirnya, ia berjumpa bersama dengan seorang laki-laki selagi sedang singgah ke Jakarta. Mereka pun menjadi teman akrab dan saling menjaga satu sama lain, tanp sadar akhir kisahnya bakal layaknya apa

4. Bumi Manusia (2019)

Ini merupakan film adaptasi novel bersama dengan judul yang sama karya Pramoedya Ananta Toer bersama dengan memceritakan kisah cinta pribumi bersama dengan gadis Indo Belanda. Dalam film garapan Hanung Bramantyo ini, pertalian mereka berdua pun tidak gampang untuk dilaksanakan gara-gara ada diskriminasi yang terjadi terhadap selagi itu hingga terjadi konflik yang besar menjmpa mereka.

5. 172 Days (2023)

Sebuah novel bersama dengan judul yang sama karya Nadzira Shafa diangkat menjadi film layar lebar bersama dengan disutradai oleh Hadrah Daeng Ratu. Film ini menceritakan kisah nyata pasangan Nadzira Shafa dan Ameer Azzikra yang melalui beragam sistem hingga pada akhirnya menikah. Namun tidak tersedia yang menyangka bahwa kisah cinta mereka wajib mengalami cobaan yang berat.

You may also like